TAHUN BARU DAN MASA DEPAN KITA

(Refleksi Tahun Baru 1437 Hijriyah)

Oleh : Subliyanto*

“Selamat tahun baru  1437 Hijriyah”

Mungkin kalimat tersebut sering kita dengar kemarin. Bahkan tidak sedikit dari kita sebagai umat islam yang merayakannya dengan berbagai macam kegiatan.

Terlepas dari pro dan kontra tentang hal itu,yang jelas pergantian tahun ini patut kita syukuri,karena berarti Allah masih memberi kesempatan kepada kita untuk senantiasa memperkuat keimanan kita kepada Allah,dan mengimplementasikannya dalam bentuk amal shaleh dalam keseharian kita.

“Masa lalu adalah sejarah,masa kini adalah realita,dan masa depan adalah cita-cita”

Ungkapan di atas kalau kita kaitkan dengan semangat tahun baru 1437 Hijriyah,maka setidaknya ada tiga hal yang harus kita lakukan di tahun baru ini.

Pertama,apapun yang telah kita lakukan pada tahun kemarin cukuplah menjadi sejarah,dan hendaknya kita introspeksi diri guna untuk perbaikan selanjutnya.

Kedua,apapun yang kita lakukan sekarang merupakan sebuah bukti bahwa kita masih istiqamah dalam menjalani rangkaian hidup dan kehidupan ini,maka lakukanlah dengan penuh keikhlasan.

Allah berfirman : “Dan tidaklah mereka disuruh melainkan untuk menyembah Allah dengan ikhlas mentaatinya semata-semata karena (menjalankan) agama…” (QS.al-Bayyinah : 5)

Ketiga,kehidupan yang kita jalani tidak hanya berhenti disini,masih ada kehidupan berikutnya yang mana setiap amal perbuatan yang kita lakukan,akan dipertanggung jawabkan,maka persiapkanlah segala sesuatunya dengan baik dan sempurna.

Hal ini sebagaimana firman Allah : ” Kemudian setelah itu,sungguh kamu pasti mati. Kemudian sungguh kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari kiamat” (QS.al-Mu’minun : 15-16).

Allah juga berfirman : “Maka barang siapa  mengerjakan kebaikan seberat zarrah,niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah,niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS.al-Zalzalah : 7-8).

Tentunya kita semuanya akan mengharapkan yang terbaik. Karenanya persiapkanlah dengan perencanaan yang terbaik pula.

Semoga kita termasuk orang yang istiqamah dalam kebaikan,sehingga kelak kita dapat berjumpa dengan Allah dengan wajah yang berseri. Wallahu a’lam

*Penulis adalah pendidik di Hidayatullah Sleman Yogyakarta.

Explore posts in the same categories: Kajian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: